Page 56 - Binder MO 200 Oktober 2020 OK
P. 56

■ ART & PERFORMANCE





               masyarakat kita dewasa ini terutama   dengan seutas tali, tapi di sisi lain dia   telah didambakan untuk kelangsungan
               di bidang ekonomi dan melemahnya     seolah ketarik dengan tali yang sama.   kehidupan lebih baik pada masa yang
               rasa toleransi di antara masyarakat kita.   Tali yang sama menjelaskan perbuatan   akan datang.
               Munculnya kelompok masyarakat miskin   yang sama juga. Figur yang secara     Rano ‘Bukan’ Karno menyuguhkan
               di negeri kita di antaranya tak terlepas   sengaja dilukiskan mengarah ke sebelah   karya berjudul “Polusi Kota-Kata”. Karya
               dari ketidaktegasan pelaksanaan      kanan dari si audien ini menandakan   ini menggambarkan betapa banyak
               hukum serta merosotnya rasa saling   ke arah pasif. Tidak ke kiri yang secara   orang-khususnya kaum menengah
               menghargai dan menghormati di antara   konsep pemikiran ke hal negatif,”   perkotaan yang lebih ingin berbicara
               kelompok masyarakat Indonesia yang   Mulyana memaparkan.                  ketimbang mendengar.
               sangat majemuk ini.                     Nasya Patrini Rusdi menciptakan      Hari ini banyak orang mendadak
                  Iskandar mempersembahkan karya    lukisan berjudul “Kontemplasi Biru”.   pintar, tiba-tiba ahli, ujug-ujug vokal dan
               berjudul “Lawan Corona”. Corona ia   Kontemplasi menurut terminologi      kritis. Omong kosong mereka memenuhi
               interpretasikan sebagai raksana yang   adalah momen renungan dengan       setiap ruang kehidupan baik nyata
               dalam dunia pewayangan sering disebut   kebulatan pikiran atau perhatian   maupun virtual. Ruang-ruang privat
               buta, denawa, atau ditya.            penuh. Sedangkan, biru secara        kita maupun area publik sudah penuh
                  Lalu, lukisan Mulyana Silihtonggeng   filosofi mengandung makna mampu   dengan polutan, sesak dengan polusi
               berjudul “Menarik Ketarik” terinspirasi   merangsang pemikiran yang jernih dan   kota-kata.
               dari kata-kata motivator: Tubuh dan jiwa   biru muda membantu menenangkan    Sejumlah nama seniman tersohor
               kita secara hukum alam akan menarik   pikiran dan meningkatkan konsentrasi.   lainnya yang juga turut andil dalam
               sesuatu yang bersifat positif atau negatif   Dalam kondisi sosial ekonomi global   pameran ini, di antaranya Dolorosa
               sesuai pikiran, aura, sifat, perbuatan, dan   pada saat ini membuat setiap insan   Sinaga, Romo Mudji Sutrisno, Sam
               sebagainya sesuai yang kita ciptakan.   lebih mendekatkan diri kepada sang   Bimbo, Marsda TNI (Purn) Sarnadi Adam,
                  “Lukisan yang saya buat dengan    Yang, berharap dan berdoa agar esok   Sudjadijono, Sutjipto, Sys Paindow, dan
               figur anak yang sedang menarik sesuatu   akan tiba hasil dari daya upaya yang   masih banyak lagi. n



















































               56   |
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61