Page 79 - Binder WO 090 REVISI_opt
P. 79

sendiri biasanya digambarkan dengan jenis hewan,
                                                                  yakni cicak, ular, kerbau, dan kuda. Ada pula motif
                                                                  tumbuhan, manusia, benda langit, hingga geometris.
                                                                     Tidak hanya memiliki bentuk khas, ornamen-
                                                                  ornamen di rumah adat juga dihiasi warna senada.
                                                                  Umumnya, warna yang digunakan adalah merah,
                                                                  putih, dan hitam. Untuk menghasilkan warna-warna
                                                                  tersebut, masyarakat menggunakan bahan-bahan
                                                                  alami, seperti campuran batu hula dan kapur untuk
                                                                  menghasilkan warna putih, arang kayu (hitam), dan
                                                                  merah yang dibuat dari campuran tumbuhan.
                                                                     Selain bisa mempelajari budaya dari rumah adat
                                                                  yang dijadikan tempat menginap, kita pun bisa
                                                                  menyaksikan masyarakat setempat yang tengah
                                                                  membuat tenun ulos Ragi Hotang setiap harinya. Ulos
                                                                  ini biasa dijadikan kado bagi pengantin yang tengah
                                                                  mengadakan upacara pernikahan. Kain yang lekat
                                                                  dengan warna merah dan keemasan menyimbolkan
                                                                  kasih sayang serta ikatan kuat.
                                                                     Di sisi lain, jika berkunjung ke Desa Wisata Meat,
                  puluhan tahun. Pada masa lampau, rumah adat ini   wisatawan tidak hanya bisa mempelajari budaya
                  merupakan tempat tinggal raja-raja yang tinggal di   setempat, tapi juga menikmati lanskap alam di
                  Sumatra Utara, seperti Raja Ranjinman, Raja Batiran,   sana. Salah satunya adalah keindahan Danau Toba.
                  Raja Bakkaraja, dan lain-lain. Selain itu, Rumah Bolon   Lokasinya yang berada sangat dekat dengan objek
                  juga menjadi simbol identitas masyarakat Batak.  wisata khas Sumatra Utara tersebut memungkinkan
                     Tidak hanya dibangun sebagai tempat tinggal,   kita menempuh perjalanan dengan berjalan kaki
                  rumah adat tersebut memiliki beragam nilai luhur   menyusuri area persawahan yang memanjakan
                  yang tersimpan. Salah satunya adalah filosofi tentang   mata. Diapit pegunungan, hamparan pemandangan
                  pedoman hidup dalam pergaulan antarmasyarakat   hijau sejauh mata memandang juga menjadi hal
                  dan individu. Selain itu, Rumah Bolon juga umumnya   menarik yang ditawarkan desa wisata yang satu ini.
                  mempunyai ukiran khas dengan makna mendalam.    Sementara, bulan Juni hingga Agustus adalah waktu
                  Seperti ‘Ornamen Gorga’ yang melambangkan       terbaik jika ingin menyaksikan proses memanen dan
                  penolak bahaya, penyakit, dan lain-lain. Ornamen ini   menanam padi.

























 78   |                                                                                                                    |  79
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84