Page 71 - Binder WO 069
P. 71
omite Tari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dibawakannya dengan mengungkap emosi dan
bekerja sama dengan Indonesia Kaya dan menyatakannya dalam keindahan gerak tari.
BOOW Live untuk menyelenggarakan Hari kedua, penikmat seni dapat menyaksikan
K Jakarta Dance Extravaganza (JDE). karya dari Denny Howman - The Crisis dan Reda
Berlangsung selama tiga hari, pagelaran ini merupakan Gaudiamo serta Josh Marcy - The Running and Chasing
bagian dari pentas tari Jakarta Dance Meet Up Stage. Denny Howman menyajikan pasang surut yang
(JDMU). JDE kali ini memiliki format baru dengan dihadapi manusia dalam hubungan cinta melalui tarian
tampilan pentas tari yang serupa dengan film. Hal Tango. Reda Gaudiamo dan Josh Marcy tampil dengan
ini dikarenakan kerja sama yang terjalin dengan menyajikan sebuah tari dan musikalisasi puisi dari
insan sineas, juga keterlibatan sutradara film Aji Alm. Sapardi Djoko Damono, ‘Di Restoran’ dan ‘Seperti
Rahmansyah, Director of Photography (DOP) Bella Kabut’. Terakhir, para pencinta seni disuguhkan dengan
Panggabean, dan sutradara panggung musikal Rusdy karya dari Chikal Mutiara Diar - The Surrender dan Ara
Rukmarata serta produser Bayu Pontiagust. Ajisiwi - The Reunion and Joining. Dia menerjemahkan
JDE 2020 menampilkan enam genre tari dalam Twin Flames sebagai sebuah penyerahan diri. Tak
Kembaran Jiwa (Twin Flames), karya baru dari 5 ubahnya seperti proses yang saling terkait dan
koreografer muda berbeda genre, yakni Ara Ajisiwi harus dilewati dalam menerima keadaan apa pun.
(broadway), Denny Howman (ballroom dance), Ufa Sementara, Ara tampil dengan lebih menekankan
Sofura (lyrical dance), Chikal Mutiara Diar Swargaloka pada konsep kehidupan. Seperti lingkaran yang terus
(tradisi), dan Michael Halim (ballet). Karya-karya berproses yang digambarkan dalam narasi kisah cinta.
tersebut merupakan respons dari tema Kembaran Jiwa JDE sendiri telah menjadi agenda tahunan yang
- Twin Flames. Tidak hanya itu, ada pula tari berbalut biasa diadakan oleh Komite Tari DKJ. Yola Yulfianti
musikalisasi buah karya kolaborasi antara Rusdy selaku Ketua Komite Tari DKJ mengungkapkan “JDE
Rukmarata, Reda Gaudiamo dan Josh Marcy. 2020 menjadi harapan baru bagi seni pertunjukan
Di hari pertama, penonton dapat menyaksikan Indonesia karena menghadirkan koreografer muda
karya dari Ufa Sofura - Search & Awakening dan dan format pementasan yang dibuat khusus untuk
Michael Halim - The Test. Ufa membawakan tema dari makin menarik, karena saat ini penonton lebih banyak
sudut pandang sebuah pencarian yang bisa berujung menyaksikan pertunjukan melalui gawai secara daring.
pada pencerahan atau titik temu. Juga panjangnya Eksistensi panggung diperluas dan melibatkan kerja
proses yang selalu ada dan tidak berkesudahan. sama dengan seniman dari wilayah seni lain yang
Sementara, Michael Halim memvisualkan tema yang membuat setiap sajian koreografi lebih menarik.”
| 71

