Page 43 - Binder MO 208
P. 43

DR. RADHITYA YOSODININGRAT, SH., MH.                DR. S. RAGAHDO YOSODININGRAT, SH., LLM
                        ______________________________________________      _________________________________________________
                              Jangan Jadi Pengacara ‘Hitam’                  Doktor Termuda di Keluarga Yosodiningrat

                         “Saya bersyukur bisa meraih gelar doktor dengan       Ragahdo Yosodiningrat atau yang akrab disapa
                        predikat cum laude. Teman-teman saja sampai tidak     Aga merupakan sosok milenial yang menginspirasi.
                      yakin. Kalau diingat-ingat, sekolah saya dulu berantakan,   Ia berhasil menyelesaikan gelar doktornya di bidang
                            Alhamdulillah, sekarang S3 dan cum laude.”         hukum dengan predikat cum laude saat usianya
                                                                                               24 tahun.
                        Adhit mengisahkan, ia sempat melanglang buana ke
                     mana-mana, pernah mondok pesantren, masuk Akabri,         “Di ulang tahun saya ke-67 tahun, saya mendapat
                     hingga mengenyam pendidikan ke luar negeri jurusan IT.   hadiah kebahagiaan yang luar biasa, dua orang anak saya
                     “Dulu saya nakal, tapi di satu titik saya akhirnya memutuskan   Adhit dan Aga ujian terbuka promosi doktor hukum di
                     untuk menekuni dunia advokat. Alasannya karena bahasa   Universitas Trisakti. Keduanya lulus dengan predikat cum
                     hukum selalu Papa terapkan sehari-hari sehingga mudah   laude. Papah bangga dengan kalian berdua,” ungkap
                     kami terima. Setelah 10 tahun kuliah, akhirnya saya menjadi   Henry di laman instagram @henryyosodiningrat.
                     sarjana hukum,” kenang pria berpostur tinggi ini.         Aga mengaku dirinya memilih jalan hidup sebagai
                        Adhit menganggap sang ayah adalah panutan di        advokat bukan karena paksaan sang ayah yang dikenal
                     hidupnya. Ia menilai belum ada advokat yang lebih baik   sebagai advokat andal di negeri ini.
                     dari pendiri Law Firm Henry Yosodiningrat & Partners dan   “Papa nggak pernah mengarahkan saya untuk terjun
                     Pendiri Granat (Gerakan Nasional Anti Narkotika) tersebut.   ke dunia hukum. Bahkan, saya sempat mengikuti tes di
                     “Apa yang beliau ucapkan selalu beliau lakukan di dalam   akademi polisi. Tetapi, tidak diterima. Hingga akhirnya,
                     pekerjaan maupun sehari-hari. Itulah yang kami lihat dan   saya ingat banget tanggal 24 Juli, papa menawarkan saya
                     tiru,” ungkapnya.                                      mengikuti les bahasa asing untuk kuliah di luar negeri,
                        Di Law Firm Henry Yosodiningrat & Partners, Adhit   saya bilang mau kuliah di sini saja. Saya pun langsung
                     diamanahi sang ayah memegang perkara keras, seperti    daftar di UPH jurusan Hukum,” kenangnya.
                     sengketa tanah dan tambang, yang menguras pikiran,        Banyak hal menarik dan berkesan saat Aga beracara,
                     tenaga, waktu, bahkan mempertaruhkan nyama. “Papa      terlebih ia masih terbilang muda dan baru terjun di dunia
                     bilang, kalau kita ditugasi di perkara keras, bisa menjadi   lawyer. “Akhir tahun 2020, saya baru diangkat menjadi
                     orang yang struggle. Saya pernah menghadapi kasus      advokat. Tetapi terjun ke lawyering sejak 2018. Belum
                     yang sangat pelik saat berhadapan dengan mafia hukum.   banyak pencapaian yang saya torehkan, tetapi ada
                     Belasan tahun saya menjadi advokat, saya kalahnya dengan   pengalaman berharga yang saya dapatkan. Kami pernah
                     praktik mafia hukum. Namun, yang terpenting kita lakukan   disodori uang miliaran rupiah di depan mata, tetapi kami
                     secara profesional dan terbaik, sehingga meskipun kalah   tolak. Karena, kami memegang teguh prinsip yang papa
                     klien puas,” tandasnya.                                ajarkan, yaitu harus menjadi advokat yang bermartabat,
                        Pesan Henry yang begitu membekas di hati Adhit      profesional, dan selalu jujur. Beliau juga mendidik kami
                     untuk menjadi advokat yang andal. “Advokat itu harus   bagaimana mengatasi masalah dan menghadapi klien,”
                     punya warna. Papa selalu bilang, ketika kau di pengadilan   papar pria yang hobi bersepeda ini.
                     tampilah sebagai bintang, dengan menunjukkan sikap        Ilmu yang bertambah dan bisa bermanfaat untuk
                     yang profesional dan mumpuni. Jangan hanya menjadi     khalayak banyak adalah obsesi pria ini. Sementara,
                     penumpang, tetapi harus bisa menge-lead,” tegasnya.    kesuksesan baginya adalah jika klien puas dengan apa
                        Menutup pembicaraan Adhit berharap bisa menjaga     yang dikerjakan dan kepercayaan klien itu nomor satu.
                     reputasi yang telah dibangun oleh sang ayah. “Papa sering   Menutup pembicaraan, Aga mengatakan kelak ia
                     mengatajan, 43 tahun kantor ini papa jaga namanya, jangan   ingin seperti sang ayah. “Papa adalah role model saya
                     kamu rusak karena hal-hal yang kecil. Jadi, kami pegang   sejak kecil. Saya ingin menjadi seperti beliau meskipun
                     teguh pesan papa, yakni menjadi advokat yang jujur, punya   sulit. Saya berharap semoga ilmu dan pengalaman
                     warna dan sikap, serta bermartabat dan mengedepankan   semakin bertambah, bisa menjadi orang yang lebih
                     etika profesi. Artinya tidak menjadi advokat yang hitam,   bermanfaat bagi banyak orang, menjalani hidup dengan
                     melainkan putih. Insya Allah etika profesi tetap kami jaga.   bahagia, dan mencapai financial freedom di usia muda,”
                     Uang mudah dicari, tetapi harga diri dan intregitas tidak    pungkas Aga. Gia
                     bisa dibeli,” pungkasnya. Gia







                                                                                                                            |  43
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48