Page 59 - Binder WO 090 REVISI_opt
P. 59
litigasi. Ini juga yang selalu saya sampaikan kepada Hal tersebut karena dia dan tim mampu menjaga
teman-teman lawyer yang masih junior; apa pun hubungan baik dengan klien, serta memiliki data
kasus yang ditangani mesti dikerjakan sebaik-baiknya. base yang rapi. Diakuinya, ada beberapa klien yang
Harus berani, jangan takut, kerjakan saja! Karena kita memang terpuruk terkena dampak Covid-19, seperti
tidak pernah tahu apa yang kita kerjakan saat ini akan industri hospitality. Dia pun memberikan fleksibilitas,
berguna di masa depan,” ungkap Rico. karena kondisi tersebut. Namun ada pula beberapa
Pengalaman selama berkarier itu juga yang klien yang tidak terganggu, seperti perusahaan yang
menjadi langkah awalnya mewujudkan mimpi, bergerak di bidang energi.
memiliki kantor hukum sendiri. Di usia yang masih sangat “Kita sebagai lawyer jangan meninggalkan mereka
muda, yaitu 33 tahun, Rico sudah berani mengambil dan harus tetap membantu. Selain itu, dalam data
langkah besar, menjadi seorang pebisnis dengan base kita tahu bahwa ada klien yang bisnisnya tidak
membuka kantor hukum sendiri. Berawal dari kecil, terganggu, misal oil and gas. Jadi, masih tetap ada
dengan ruangan hanya berukuran 3 x 4 meter dibantu pekerjaan dan project yang tetap dijalankan. Kami
dua orang staf, kini kantor hukumnya menjelma menjadi fokus ke sana, tetapi tetap mendampingi klien yang
besar dengan puluhan lawyer dan staf, dengan dua orang kebetulan bisnisnya menurun akibat Covid-19. Dengan
partner. “Tahun 2015 saya membuka kantor hukum hubungan yang terjaga, saat mereka mulai rebound
sendiri, banyak pekerjaan dan kasus yang ditangani tidak akan ingat kita kembali, karena kita tetap mendukung
membuat saya canggung. Saya tidak gagap, karena saya saat kondisi drop,” jelasnya.
pernah mengerjakan itu semua!” tegasnya. Selain itu, strategi lain yang dilakukan Rico,
Namun, meskipun dalam perjalanannya memilih agar perusahaan tetap survive di tengah pandemi,
spesialisasi pada kasus commercial litigation, Rico adalah melakukan transformasi digital. Diakuinya, dia
menegaskan bahwa kantor hukumnya mengerjakan mengubah strategi, yang tadinya ingin melakukan
berbagai macam kasus ataupun transaksi. Hal itu pengembangan dengan memperluas kantor, menjadi
lantaran dua partner yang bergabung memiliki memperdalam digitalisasi, memperkuat sistem
spesialisasi masing-masing, seperti corporate, jaringan IT, termasuk sumber daya untuk IT. Apalagi,
financing, banking, oil and gas, aviation, maupun Rico menyadari bahwa sistem kerja WFH (work from
competition law. “Dengan demikian memastikan klien home) atau WFA (work from anywhere), menjadi solusi
yang datang akan dilayani oleh partner yang memang yang tepat jika melihat kondisi kemacetan ibu kota.
mengerti bidangnya,” lanjut sosok family man ini. “Saat pandemi, kami bertransformasi dan
mengubah cara berpikir bahwa lawyer dapat bekerja
TRANSFORMASI BISNIS DI ERA PANDEMI di mana pun. Kami pun menunda penambahan
Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid-19 yang space yang telah direncanakan dua tahun ini, dengan
melanda global sempat meluluhlantakan beberapa mengatur sistem work from home maupun work from
lini usaha. Diakui Rico termasuk bisnis jasa hukum, anywhere. Mau bekerja di mana saja yang penting
beberapa mengalami dampaknya. Namun dia pekerjaan tersampaikan ke kantor dan target kerja
bersyukur, law firm yang dirintisnya mampu bertahan tercapai dengan baik,” papar ayah satu anak ini
di tengah pandemi, bahkan mengalami peningkatan. menutup pembicaraan.
| 59

