Page 105 - Binder MO 200 Oktober 2020 OK
P. 105

Posisi Likuiditas BTN Menguat


                     Kinerja PT  Bank Tabungan Negara (Persero)
                  Tbk Memang patut diberikan apresiasi yang positif.
                  Betapa tidak, perseroan ini mencatatkan posisi
                  likuiditas terkuat ditopang pertumbuhan Dana
                  Pihak Ketiga (DPK) yang positif. Direktur Utama
                  Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan,
                  hingga September 2020, banyak DPK yang masuk ke
                  perseroan. “Hingga kuartal III/2020, DPK Bank BTN
                  tercatat tumbuh di level sekitar 18,17% secara tahunan
                  (year-on-year/yoy),” ujar Pahala.
                     Selain ditopang berbagai inovasi yang telah BTN
                  lakukan, Pahala menilai adanya quantitative easing    Angka PHK Tinggi, Kemenkop Ajak Kelas
                  (QE) turut menyumbang pergerakan positif DPK.
                  “Posisi LDR (loan to deposit ratio) kami berada di    Menengah Buka Lapangan Kerja Baru
                  bawah 95% atau sekitar 93% di September 2020. Ini
                  menjadi salah satu posisi likuiditas terkuat kami saat   Kementerian Koperasi dan UKM mengajak masyarakat
                  ini,” jelasnya.                                       kelas menengah untuk mengubah orientasi berpikir dari
                     Sejalan dengan kenaikan DPK tersebut, lanjutnya,   mencari pekerjaan menjadi menciptakan lapangan kerja
                  porsi dana murah (current account savings account/    baru. Sebab, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak
                  CASA) Bank BTN juga terpantau naik. Kenaikan dana     terhadap tingginya angka pemutusan hubungan kerja. Dengan
                  murah pun sejalan dengan target bisnis BTN untuk      menciptakan lapangan kerja baru, dampak PHK diharapkan
                  menggenjot tabungan sesuai hakikat awal perseroan     dapat diminimalisir. “Ini membutuhkan edukasi, membutuhkan
                  sebagai bank tabungan. “Secara bertahap kami          bantuan dari rekan-rekan media bagaimana kita bisa mendorong
                  akan terus meningkatkan porsi dana murah dengan       kelas-kelas menengah kita supaya orientasinya bukan mencari
                  memangkas porsi dana mahal,” ujar Pahala.             pekerjaan, tapi mereka diharapkan setelah selesai menempuh
                     Seperti diketahui, untuk meningkatkan dana         pendidikan perguruan tinggi kemudian bersama-sama
                  murah, BTN berinovasi dengan menawarkan produk        mencarikan atau mendirikan suatu usaha yang bisa menyerap
                  BTN SOLUSI. Produk bundling tersebut menawarkan       lapangan pekerjaan,” kata Deputi Bidang Pengembangan SDM,
                  solusi bagi instansi atau lembaga untuk mengelola     KemenkopUKM, Arif Rahman Hakim sela-sela kegiatan Pelatihan
                  payroll karyawannya sekaligus memberikan beragam      Kewirausahaan di Bogor, Jawa Barat, 11 Oktober 2020 lalu.
                  manfaat seperti fasilitas kredit termasuk Kredit         Menurut Arif, masalah PHK sementara menjadi tantangan
                  Pemilikan Rumah (KPR). Bank BTN juga berinovasi       tersendiri bagi pemerintah yang harus segera dicarikan
                  mengembangkan berbagai jaringan e-channel             solusinya agar tidak memberikan efek domino. “Kita semua
                  perseroan, seperti mobile banking, internet banking,   sudah mengetahui banyak sekali perusahaan yang berhentikan
                  hingga pengembangan bisnis acquiring.                 sementara pegawainya, tentu ini menjadi tantangan di 2021 akan
                     Teranyar, perseroan meluncurkan Program            berat. Pemerintah harus menyediakan lapangan usaha yang
                  BATARA SPEKTA dengan menawarkan berbagai              mencukupi dan salah satu yang harus kita upayakan adalah
                  hadiah menarik mulai gawai terkini, mobil mewah,      menumbukan wirausaha-wirausaha baru,” terang Arif.
                  hingga rumah seharga miliaran rupiah. Poy                Berdasarkan baseline pemerintah, jumlah wirausaha di
                                                                        Indonesia saat ini sekitar 8 juta atau 3,47 persen dari total
                                                                        penduduk Indonesia yang berjumlah 260 juta jiwa. “Di dalam
                                                                        RPJMN kami diminta untuk bisa menumbuhkan di angka 3,9
                                                                        persen atau sekitar 9,7 juta maka kita harus mampu menambah
                                                                        1,5 juta setiap tahun berarti sekitar 500 ribu wirausaha baru yang
                                                                        harus bisa dicapai,” katanya.
                                                                           Arif mengajak seluruh kementerian dan lembaga (K/L)
                                                                        yang memiliki binaan koperasi dan UKM untuk bersinergi dan
                                                                        konsolidasi dalam program penumbuhan kewirausahaan. Ia
                                                                        mengatakan, pihaknya sudah memetakan gambaran di lapangan,
                                                                        yang menyebutkan ada 18 K/L yang terkait dengan program
                                                                        pembinaan koperasi dan UKM. Has





                                                                                                                           |  105
   100   101   102   103   104   105   106   107   108