Page 35 - Binder WO 069
P. 35
Selama melayani pasien, Widya menggunakan Alat
Pelindung Diri (APD) sesuai prosedur. Namun dia tidak
melakukan tindakan preventif yang berlebihan hingga
membuat pasien tidak nyaman, seperti menutup meja
dengan plastik misalnya. Dia menekankan kepada
pasien, menjaga kesehatan dan imunitas merupakan
langkah pencegahan terbaik selain mematuhi protokol
kesehatan. Sebagai dokter, dia berprinsip bahwa sudah
menjadi tugasnya untuk melayani masyarakat yang
membutuhkan. Namun, pasien pun perlu diedukasi
tentang self-limiting disease ini, supaya tidak takut
berobat ke dermatologi estetik.
sukses Berkarier dan Berkeluarga
Mendapat penghargaan sebagai klinik terbaik pada
2019, tidak membuat Widya terobsesi untuk membuka
cabang Widya Aesthetic Clinic di mana pun. Dia lebih
baik mempertahankan kualitas yang dimilikinya
daripada harus mengorbankan pasien di tangan
dokter yang berbeda. “Saya membuka klinik bukan
karena alasan finansial, melainkan ingin mengabdikan
ilmu yang saya miliki demi orang lain. Lagi pula,”
tambahnya, “Saya lebih menginginkan kehidupan
karier dan keluarga harus tetap seimbang.”
Tidak ngoyo mengejar materi duniawi, perempuan
yang baru saja melahirkan putra keempatnya ini,
berusaha tidak membawa pekerjaan ke rumah.
Meskipun dia menjalin hubungan baik dengan pasien
di klinik, bahkan kerap menjadi tempat mencurahkan
masalah. “Tidak setiap pasien yang datang memerlukan
tindakan. Kadang mereka hanya butuh teman
mengobrol. Pengalaman ini mengajarkan kepada saya
bahwa masalah tiap orang berbeda-beda,” ujarnya
mengenai pengalaman uniknya menangani pasien.
Di luar klinik, dia adalah milik keluarga. Sebisa
mungkin Widya meluangkan waktu bersama suami
dan putra-putranya. Jika harus bertugas keluar kota,
dia berusaha mengajak anak-anak dan memanfaatkan
waktu luang untuk jalan-jalan bersama. Kesuksesan
baginya bukan diukur dari banyaknya harta, melainkan
keberhasilan membangun keluarga yang baik.
34 | | 35

