Page 73 - Binder MO 208
P. 73
Desain taman seharusnya mengacu pada langgam
arsitektur yang berlaku pada bangunan. Jika rumah bergaya
klasik, tamannya juga berdesain klasik. Demikian pula jika
bangunan berarsitektur tradisional dan sebagainya. Elemen
yang terdapat dalam taman yaitu pohon, bunga, air, dan
cahaya. Keempat elemen tersebut termasuk pada pembagian
elemen yang umum dikenal, yaitu softscape dan hardscape.
Taman juga terbagi menjadi taman basah dan kering. Taman
basah bukan berarti yang memiliki kolam atau air mancur,
melainkan terdapat banyak soft material dibandingkan hard
material. Maksudnya lebih banyak diisi semak, perdu, dan
rumput. Sedangkan taman kering adalah yang didominasi
dengan batu-batuan.
Semakin terbatasnya lahan di perkotaan serta semakin
tingginya harga properti dari tahun ke tahun, mengakibatkan
luas properti semakin sempit. Oleh karena itu, desain taman
minimalis diyakini dapat mengakomodasi kebutuhan akan
taman di lahan yang sempit. Taman minimalis tidak perlu
lahan yang luas. Cukup dengan tanaman hias yang kecil serta
penataan ruang yang baik akan membuat taman terlihat luas
dan indah. Di lain sisi, taman tidak hanya mengutamakan
aspek visual tetapi juga memerlukan unsur suara dan
penciuman. Taman yang memiliki ketiga unsur tersebut
dapat memberi dampak psikologis yang positif kepada
penghuninya. Di taman seperti itu kita dapat bersantai,
melepaskan kepenatan, dan juga menyegarkan pikiran. n
| 73

